Kitafilmhost.com – JEDDAH – Panggung Liga Champions Asia Elite (ACLE) 2025/2026 menjadi saksi bisu pembantaian luar biasa. Al-Ittihad, sang raksasa Arab Saudi, menunjukkan kelasnya sebagai kandidat kuat juara setelah melumat wakil Qatar, Al-Gharafa, dengan skor telak 7-0 pada Rabu dini hari (11/02/2026). Hasil ini memastikan tiket 16 besar bagi tuan rumah sekaligus menorehkan luka mendalam bagi tim tamu.
Dominasi Tanpa Ampun Sejak Peluit Pertama
Stadion Alinma Bank menyaksikan pertandingan yang berjalan berat sebelah sejak menit awal. Publik tuan rumah langsung bersorak saat laga baru berjalan tiga menit. Youssef En-Nesyri melakoni debut manisnya dengan menyambar umpan silang akurat kiriman Muhannad Al-Shanqiti untuk membuka keunggulan.
Skuad asuhan Al-Ittihad terus mengirim serangan gelombang demi gelombang ke jantung pertahanan lawan. Pada menit ke-20, Houssem Aouar menggandakan skor setelah ia memanfaatkan kesalahan koordinasi lini belakang Al-Gharafa. Meskipun tim tamu sempat memberikan perlawanan kecil, dominasi penguasaan bola yang mencapai 60% membuat The Tigers memegang kendali penuh permainan.
Hujan Gol di Babak Kedua: Hat-trick Houssem Aouar
Memasuki babak kedua, Al-Gharafa menghadapi mimpi buruk yang semakin nyata. Belum genap lima menit laga berjalan kembali, Roger Fernandes mencetak gol ketiga yang meruntuhkan mental lawan. Pertahanan Al-Gharafa kian rapuh saat Danilo Pereira menyundul bola ke pojok gawang pada menit ke-51.
Puncak dari performa gemilang ini muncul saat Houssem Aouar mencatatkan hat-trick. Gelandang kreatif tersebut menyarangkan gol keduanya pada menit ke-58 dan melengkapinya menjadi tiga gol pada menit ke-79. Roger Fernandes juga turut menyumbangkan dua gol dalam pesta pora di Jeddah tersebut.
“Kami datang bukan sekadar mengejar kemenangan. Kami membawa misi untuk membuktikan kepada seluruh Asia bahwa Al-Ittihad telah kembali ke level tertinggi,” ujar salah satu staf kepelatihan saat sesi konferensi pers pasca-laga.
Nasib Al-Gharafa di Ujung Tanduk
Kekalahan telak ini menjerat Al-Gharafa dalam posisi yang sangat sulit. Mereka kini tertahan di peringkat ke-10 klasemen sementara dengan selisih gol yang buruk ($-12$). Peluang mereka melaju ke fase gugur kini bergantung sepenuhnya pada hasil pertandingan tim lain di pekan terakhir. Sebaliknya, Al-Ittihad melesat ke posisi 5 besar dengan koleksi 12 poin dan memastikan kelolosan tanpa perlu menunggu laga pamungkas.
Statistik pertandingan menggambarkan ketimpangan yang nyata. Al-Ittihad melepaskan 16 tembakan dengan 9 mengarah tepat ke gawang. Sementara itu, Al-Gharafa hanya mampu membalas dengan 3 tembakan akurat yang semuanya mentah di tangan kiper Rajkovic.
Detail Pencetak Gol Al-Ittihad vs Al-Gharafa:
| Menit | Pencetak Gol | Pemberi Asis |
| 3′ | Youssef En-Nesyri | M. Al-Shanqiti |
| 20′ | Houssem Aouar | M. Doumbia |
| 49′ | Roger Fernandes | M. Al-Shanqiti |
| 52′ | Danilo Pereira | Houssem Aouar |
| 58′ | Houssem Aouar | Youssef En-Nesyri |
| 63′ | Roger Fernandes | Moussa Diaby |
| 79′ | Houssem Aouar | Abdulaziz Al-Bishi |
Apakah Al-Ittihad mampu menjaga momentum kemenangan besar ini hingga partai final? Jangan lewatkan analisis mendalam mengenai peta persaingan babak 16 besar ACLE 2026 selanjutnya.
Ingin tahu siapa lawan Al-Ittihad berikutnya? Pantau terus perkembangan bagan fase gugur Liga Champions Asia Elite terbaru di sini!






