Pertandingan Persita Tangerang vs PSM Makassar
Pertandingan antara Persita Tangerang melawan PSM Makassar di Stadion Pakansari menghadirkan drama yang tak terlupakan. Laga ini berlangsung sengit, penuh tensi, dan memperlihatkan mental juang luar biasa dari kedua tim, terutama tuan rumah yang mampu bangkit meski bermain dengan sepuluh pemain.
Babak Pertama: PSM Mendominasi dan Unggul Lebih Dulu
Sejak peluit awal, PSM Makassar langsung mengambil inisiatif. Mereka menguasai lapangan tengah dan mencoba menekan lewat kombinasi umpan cepat. Persita berusaha meladeni dengan permainan terbuka, namun kesulitan menjaga ritme setelah beberapa kali kehilangan bola di area berbahaya.
Pada menit ke-30, drama terjadi ketika Javlon Guseynov, bek Persita, menerima kartu merah akibat pelanggaran keras. Situasi ini membuat Pendekar Cisadane harus melanjutkan laga dengan 10 pemain. PSM semakin percaya diri dan terus menggempur pertahanan tuan rumah.
Tekanan tersebut akhirnya berbuah hasil. Menjelang babak pertama berakhir, tepatnya menit ke-43, Nermin Haljeta berhasil memanfaatkan celah di lini belakang Persita. Striker asal Eropa Timur ini menyambar bola dengan cepat dan mengirimnya ke gawang tanpa bisa dihentikan kiper Persita. Skor berubah menjadi 0-1 untuk PSM Makassar hingga turun minum.
Babak Kedua: Mental Baja Persita
Kebobolan dan kehilangan satu pemain tidak membuat Persita menyerah. Justru, di babak kedua mereka tampil lebih agresif. Pelatih menginstruksikan pressing lebih rapat di lini tengah, sementara serangan diarahkan cepat ke jantung pertahanan PSM.
Usaha keras itu berbuah manis di menit ke-60. Yardan Yafi berhasil menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti. Gol ini membangkitkan semangat pemain Persita dan membuat suporter yang hadir bergemuruh.
PSM mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Mereka menekan lewat sayap, mengirimkan beberapa umpan silang berbahaya. Namun, pertahanan Persita tampil lebih disiplin dan kiper mereka beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk menjaga skor tetap imbang.
Menit-Menit Akhir: Gol Penentu Kemenangan
Ketegangan mencapai puncaknya di 10 menit terakhir. PSM Makassar berusaha memaksakan kemenangan, namun Persita justru mampu mencuri momentum. Menit ke-88 menjadi momen krusial. Esal Sahrul menusuk dari sisi kanan, menerima umpan matang, lalu melepaskan sepakan keras yang menggetarkan jala gawang PSM.
Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 2-1 untuk Persita. Para pemain dan suporter merayakannya dengan penuh emosi, karena kemenangan ini terasa sangat istimewa: comeback dramatis dengan kondisi hanya bermain 10 orang.
Penutup: Kemenangan Bersejarah untuk Persita
Peluit panjang wasit mengakhiri pertandingan dengan skor Persita Tangerang 2 – 1 PSM Makassar. Persita sukses menunjukkan mental baja, daya juang tinggi, serta kemampuan bertahan sekaligus menyerang secara efektif meski dalam kondisi sulit.
Bagi PSM, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga. Mereka unggul jumlah pemain dan sempat memimpin skor, tetapi gagal menjaga konsentrasi hingga akhirnya harus pulang tanpa poin.
Sementara itu, bagi Persita, kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, melainkan simbol semangat dan loyalitas mereka di hadapan suporter. Pertandingan ini akan dikenang sebagai salah satu laga paling dramatis di musim Liga 1 2024/2025.






