Gawang Kiper Keturunan Indonesia Dibobol 4 Kali! La Viola Mengamuk Cremonese Kian Terbenam di Dasar Klasemen

Gawang Kiper Keturunan Indonesia Dibobol 4 Kali! La Viola Mengamuk Cremonese Kian Terbenam di Dasar Klasemen

9.5 voting, rata-rata 8.0 dari 10

Kitafilmhost.com – Pertempuran sengit di pekan ke-29 Liga Italia 2025/2026 menghasilkan kejutan pahit bagi pendukung tuan rumah. Stadion Giovanni Zini menyaksikan keperkasaan tim tamu, Fiorentina, yang mendominasi jalannya laga sejak menit awal. Pertandingan pada Selasa (17/3/2026) dini hari WIB tersebut berakhir dengan skor mencolok 1-4 untuk kemenangan La Viola.

Kekalahan telak ini memukul mental para pemain Cremonese, terutama sang penjaga gawang Emil Audero. Alih-alih mengamankan poin krusial untuk keluar dari zona merah, Audero justru harus memungut bola sebanyak empat kali dari gawangnya sendiri.

Petaka Babak Pertama: Tim Ungu Pegang Kendali Penuh

Wasit Marco Di Bello meniup peluit pertama dan kedua tim langsung bermain dengan tensi tinggi. Cremonese mencoba mengambil inisiatif serangan lebih awal untuk mencuri gol cepat. Penyerang Federico Bonazzoli hampir mencetak gol di menit-menit awal, namun David de Gea menunjukkan kesigapan luar biasa di bawah mistar Fiorentina.

Pertahanan ketat I Grigiorossi akhirnya runtuh saat memasuki menit ke-25. Fabiano Parisi melakukan aksi individu yang brilian sebelum melepaskan tembakan maut yang gagal dibendung Emil Audero. Gol pembuka ini mengubah alur permainan secara drastis; mental pemain tuan rumah seketika goyah sementara anak asuh Paolo Vanoli semakin percaya diri.

Hanya berselang tujuh menit, penderitaan tuan rumah bertambah parah. Roberto Piccoli memanfaatkan umpan terobosan akurat dari Robin Gosens dengan sangat tenang. Piccoli memenangkan duel satu lawan satu dengan Audero dan menggandakan keunggulan. Skor 0-2 menutup babak pertama, memaksa Davide Nicola memutar otak lebih keras di ruang ganti.

Babak Kedua: Harapan Semu dan Pesta Gol La Viola

Alih-alih bangkit, pertahanan Cremonese justru kembali kecolongan sesaat setelah babak kedua dimulai. Pada menit ke-49, bek sayap Dodo merangsek dari sisi kanan dan melepaskan tembakan keras yang menghujam jaring lawan. Gol ketiga ini menegaskan dominasi total klub asal Florence tersebut di markas lawan.

Meskipun tertinggal jauh, para pemain Cremonese tetap menunjukkan semangat juang tinggi. David Okereke akhirnya berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-57 melalui skema serangan balik cepat. Gol tersebut sempat membakar semangat tribun penonton, namun Fiorentina tetap menjaga ritme permainan mereka dengan sangat solid.

Albert Gudmundsson mengunci kemenangan Fiorentina pada menit ke-70. Ia memaksimalkan assist matang dari Roberto Piccoli untuk mencetak gol keempat yang sekaligus mematikan perlawanan tuan rumah. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-4 tetap menghiasi papan skor.

Statistik dan Dampak Klasemen: Rekor Buruk yang Kian Memanjang

Secara statistik, kedua tim sebenarnya mencatatkan jumlah total tembakan yang sama, yakni 13 percobaan. Namun, Fiorentina memiliki efektivitas yang jauh lebih baik dengan melepaskan 6 tembakan tepat sasaran. Sebaliknya, Cremonese hanya mampu mengarahkan 3 bola ke gawang lawan. Tim tamu juga memenangi penguasaan bola dengan angka 52,2%.

Kekalahan ini memperpanjang catatan kelam Cremonese yang kini gagal meraih kemenangan dalam 15 pertandingan beruntun di Serie A. Hasil pahit ini memaksa Emil Audero dkk tertahan di posisi 18 klasemen sementara dengan koleksi 24 poin. Mereka kini tertinggal tiga angka dari zona aman.

Di sisi lain, kemenangan ini memberi nafas lega bagi Fiorentina. Mereka berhasil menjauh dari kejaran zona degradasi dan kini menduduki peringkat 16 dengan 28 poin. Performa klinis lini depan La Viola menjadi modal berharga bagi mereka untuk menatap laga-laga krusial berikutnya di kompetisi domestik.Gawang Kiper Keturunan Indonesia Dibobol 4 Kali! La Viola Mengamuk Cremonese Kian Terbenam di Dasar Klasemen

Diposting pada:
Dilihat:55
Rating:9.5
Kualitas:
Tahun:
Durasi: 3.08 Min
Bahasa:indonesia