Kitafilmhost.com – ROMA – Gemuruh Stadion Olimpico memecah kesunyian malam di Ibu Kota Italia. Dalam laga krusial pekan ke-23 Serie A yang berlangsung Selasa (27/1/2026) dini hari WIB, AS Roma tampil beringas dengan melumat AC Milan lewat skor meyakinkan 3-1. Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan bukti nyata bahwa revolusi taktik di bawah asuhan pelatih baru mulai membuahkan hasil manis.
Babak Pertama: Paulo Dybala Membakar Semangat Romanisti
Sejak peluit pertama berbunyi, AS Roma langsung mengambil inisiatif serangan dengan intensitas yang sangat tinggi. Pergerakan lini tengah yang dimotori oleh Leandro Paredes membuat barisan pertahanan AC Milan kewalahan menjaga area kotak penalti. Upaya sporadis tuan rumah akhirnya menemui sasaran tepat pada menit ke-14.
Paulo Dybala menunjukkan kelasnya sebagai maestro lapangan hijau. Pemain berjuluk La Joya tersebut melepaskan tendangan melengkung dari luar kotak penalti setelah menerima umpan pendek dari Stephan El Shaarawy. Bola meluncur mulus ke pojok kanan gawang Mike Maignan yang hanya terpaku melihat jalannya bola. Gol cepat ini seketika mengubah tensi pertandingan menjadi lebih panas dan agresif.
Efektivitas Serangan Balik: Lukaku Menggandakan Keunggulan
AC Milan sebenarnya mencoba bangkit dan menguasai lini tengah melalui pergerakan Rafael Leao yang eksplosif. Namun, koordinasi pertahanan Roma yang dipimpin oleh Gianluca Mancini tampil sangat disiplin dan rapat. Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Rossoneri justru kembali bobol melalui skema transisi cepat pada menit ke-38.
Romelu Lukaku mencatatkan namanya di papan skor setelah memenangkan duel fisik dengan Fikayo Tomori. Bomber asal Belgia itu menggiring bola sejauh 30 meter sebelum akhirnya menaklukkan Maignan untuk kedua kalinya. Dominasi Roma pada babak pertama membuat pendukung Milan di tribun tamu terdiam seribu bahasa, sementara ribuan bendera kuning-merah terus berkibar di sisi utara stadion.
Milan Membalas, Namun Gol Lorenzo Pellegrini Mengunci Laga
Memasuki babak kedua, AC Milan melakukan penyegaran dengan memasukkan beberapa pemain bertipe menyerang. Hasilnya, Christian Pulisic sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 pada menit ke-62 melalui sundulan tajam memanfaatkan sepak pojok. Gol tersebut sempat memberikan harapan bagi anak asuh Stefano Pioli untuk membawa pulang poin dari Roma.
Akan tetapi, semangat juang punggawa Giallorossi tidak luntur sedikit pun. Sang kapten, Lorenzo Pellegrini, memastikan kemenangan Roma pada menit ke-81. Berawal dari skema kerja sama satu-dua yang apik dengan Tommaso Baldanzi, Pellegrini melepaskan tembakan keras yang menghujam jala gawang Milan. Skor 3-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang, mengukuhkan kemenangan mutlak bagi tim tuan rumah.
Analisis Klasemen: Roma Melesat, Milan Terancam
Kemenangan impresif ini membawa dampak besar bagi posisi kedua tim di papan klasemen Serie A. AS Roma kini merangsek naik ke posisi empat besar, membuka peluang lebar untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan. Sebaliknya, kekalahan ini menjadi sinyal bahaya bagi AC Milan yang harus segera berbenah jika tidak ingin terlempar dari persaingan perebutan gelar juara.
Susunan Pemain Utama:
- AS Roma: Svilar; Celik, Mancini, Ndicka, Angelino; Paredes, Cristante, Pellegrini; Dybala, El Shaarawy, Lukaku.
- AC Milan: Maignan; Calabria, Tomori, Pavlovic, Theo Hernandez; Reijnders, Fofana; Pulisic, Loftus-Cheek, Leao; Morata.
Kekalahan ini memaksa Milan untuk mengevaluasi strategi lini belakang mereka yang terlihat sangat rapuh saat menghadapi serangan balik cepat. Bagi Roma, performa kolektif yang mereka tunjukkan malam ini menjadi standar baru yang harus terus terjaga pada laga-laga berikutnya.






